Cycas rumphii (Pakis Haji)


c
Jantan

Female
Klasifikasi
Kerajaan   : Plantae
Divisi         : Cycadophyta
Kelas         : Cycadopsida
Ordo          : Cycadales
Famili         : Cycadaceae
Genus        : Cycas
Spesies      : Cycas rumphii

       Pohon bentuknya seperti palem, tinggi sampai 6 m, kadang-kadang bercabang. Daun penuh melingkar di ujung, menyirip, panjang sampai 2.5 m dan 50-150 pasang daun pinak. Bunga menyatu dalam cone, cone betina pada ujung dengan banyak karpofil, panjang mencapai 50 cm. Biji membulat telur-menjorong, berwarna oranye.

     Penyebaran dari India, Sri Lanka, ke Asia Tenggara termasuk Indonesia, kemudian ke Australia, Mikronesia. Cycas rumphii menyebar dari India, Sri Lanka, ke Asia Tenggara termasuk Indonesia, kemudian ke Australia, Mikronesia. Untuk Indonesia penyebarannya diseluruh Kepulauan Indonesia, mulai dari  Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Asalnya diperkirakan dari Maluku. Ia juga dibudidayakan di Indocina, Guam, Fiji, Kaledonia Baru, Kepulauan Solomon, dan Cina.

        Habitat seringkali sepanjang pantai dan hutan-hutan dataran rendah. Bijinya dapat dimakan, diolah menjadi tepung.



Manfaat : Biji mentah beracun. Daun yang paling muda dimakan sebagai sayur. Batangnya dapat menghasilkan semacam sagu. Tapal dari biji  dan pepagan dipakai untuk menyembuhkan pegal-pegal dan gangguan kulit. jenis ini juga penting sebagai tanaman hias.Getah Cycas rumphii berkhasiat sebagai obat disentri, rambut batangnya untuk mengobati luka baru dan daunnya untuk pembersih darah sehabis melahirkan. Untuk obat disentri dipakai iebih kurang lima belas tetes getah batangCycas rumphii, ditambah 1 sendok makan madu dan 1/4 gelas air matang,diminum sehari dua kali sama banyak pagi dan sore.


Daun : Daun penuh melingkar di ujung. Tipe daun  Majemuk, menyirip, lanset, mengkilat.  panjang sampai 2.5 m lebar 20-30 cm dan 50-150 pasang daun pinak, tangkai berduri tajam, hijau.
Bunga : Bunga  Majemuk, bentuk bulir menyatu dalam cone, cone betina pada ujung dengan banyak karpofil, panjang mencapai 50 cm, tangkai pendek, kuning kecoklatan.
Buah : Elips, Ujung raia, coklat
Biji : Biji membulat telur-menjorong, diameter 3-5 cm berwarna coklat.

2 komentar:

{ Olvie } at: September 9, 2012 at 10:46 PM said...

makasih infonya sangat menarik

Anonymous at: May 23, 2013 at 2:26 AM said...

kemaren saya sempat makan buahnya yg sudah tua,,,,
tapi dibakar, dan harumya seperti singkong bakar, tampa bertanya lalu saya makan saja, dan ternyata nyami,,,,,
enak cui....

Post a Comment

Komentar sobat akan sangat membantu, please don't spam!!.